berbagi dikit ya,..


sekarang ini saya keluargasudah semester lanjut. Saya pengen sekali nulis suatu kajian mengenai pengalaman saya yang kemungkinan bisa berguna untuk kita semua lah ya.

Awalnya mind set saya belum terbuka mengenai dunia ini, Tujuan hidup seseorang ataupun mengenai apa saja yang harus dikerjakan. Mungkin karena saya banyak di tuntun, sehingga saya buta arah. saya rasa saya harus bisa dan harus pernah tersesat.,…
Saya Merasa bahagia saat ini, walaupun saya belum bisa menuntun orang lain, ataupun orang yang di sayangi. ini serius,.
etts tunggu dulu boss, jangan diclose tabnya,.. jangan pergi dulu, kan belum tahu intinya.(intermezzo)

intinya saya tetap belum bisa, belum bisa apa?. belum bisa menjadi selalu ada untuk orang yang saya sayangi, maaf bukan pacar. maksud saya keluarga. saya akan perjelas. saya belum bisa ada ketika ibu saya membutuhkan saya untuk jaga toko, karena besikknya jualan. saya belum bisa bantu kakak saya untuk urus ponakan, saya juga belum bisa bantu jemur padi  karena ayah saya petani. dari ketidak bisaan saya itu, saya diberi kesempatan untuk bisa di tempat lain. yakni saya bisa belajar. dan itu satu-satunya hal yang saya bisa untuk saat ini, jadi saya harus memanfaatkan hal ini dengan sangat baik bukan??. Andaikan hal ini dapat saya sadari sejak SMA, ada kemungkinan nilai saya lebih bagus. karena saya yakin ini bisa menjadi pegangan saya untuk tumbuh dan berkembang. Dan saya bersyukur, sekarang saya sudah sadar. saya masih memiliki banyak waktu yang tersisa untuk saya habiskan bersama keluarga, tapi keluarga menginginkan saya menjadi pribadi yang lebih kuat dahulu, sebelum saya harus selau ada. oleh karenanya saya sudah menetapkan tekad untuk beranjak, berkembang, dan menjadi maksimal dalam setiap pijakan langkah saya. saya yakin, hal inilah juga yang di inginkan keluarga terjadi kepada saya,. bagaimana dengan anda?? sudikah anda kiranya, bergerak maju demi suatu kebaikan, yang tidak kita tahu, hasilnya akan seperti apa.