massive and practice


“Hey, goblok , bodoh!!!.”

Teriak seorang pelatih. “sudah berapa kali saya katakan, tidak juga kamu indahkan”, “ ambil posisi siap!!!”. Sambil menendang kaki, sang pelatih berbicara panjang lebar, menerangkan disiplin diri yang harus di bangun dan di biasakan.
Dari kejauhan saya memandangi dan sesekali memikirkan kata-kata yang di ucapkan oleh pelatih. Benar adanya, disiplin memang harus dibangun di setiap individu, sepakat kata saya di dalam hati. Kesepakatan saya beralasan, ada dua teory yang mendasari saya atas kesepakatan yang saya ungkapkan di dalam hati saya (teory akan saya cantumkan dibawah). Membangun sebuah disiplin diri merupakan hal yang sangat sulit dan harus massive(sering) dilakukan sehingga menjadi sebuah karakter diri yang menetap. Seperti contoh, sebut saja Negara jepang, coba dipikirkan kenapa Negara mereka maju??, mungkin anda setuju atau juga tidak, itu tidaklah apa-apa bagi saya. Karena menurut saya mereka maju karena disiplin diri dari setiap individunya sangatlah tinggi. Kemudian, disarankanlah setiap individu itu menjadi individu yang berkarakter baik, bermental kuat, serta memiliki disiplin diri yang tinggi, sehingga dimanapun individu itu berada akan selalu menjadi tauladan yang baik.

Saya akan mengutip pernyataan Felix xiauw dalam bukunya ‘How To Master You Habits’ “Bila seseorang banyak melatih dan mengulang, terpaksa ataupun sukarela, dia pasti akan menguasai keahlian tertentu. Inilah namanya pembentukan kebiasaan alias habits.” Nah untuk memiliki karakter yang kuat serta disiplin yang tinggi, hendaknya berlatih secara sadar ataupun karena terpaksa dari seseorang, secara terus menerus. Saya juga mengutip gagasan The Rule Of 10.000 Hours dari Gladwell dalam bukunya ‘Outliers’ “Bahwa penguasaan dalam suatu bidang tertentu merupakan kunci utama dari kesuksesan, dan penguasaan tersebut hanya bisa diperoleh oleh seseorang jika telah melakukan latihan minimal 10.000 jam.” Orang-orang seperti Mereka yang notabene jam terbangnya telah tinggi, sesungguhnya telah lama menyarankan umat manusia untuk secara terus menerus, berlatih untuk membentuk sesuatu yang baik. karena jika tidak seperti kalimat pertama tulisan ini. itulah mengapa saya memisahkannya menjadi bait pertama tulisan ini.