kepercayaan


Kepercayaan. Featured image

Sepertinya hal ini sangat susah untuk di jelaskan.saya tidak benar benar tahu kenapa hal ini sangat sulit untuk dijelaskan. Ada yang menyebut Kepercayaan itu seperti kapas, orang yang lainnya menyebutnya seperti kertas. Entah yang mana yang benar. Saya pun tak pernah benar-benar paham, bagi saya kepercayaan lebih tepat seperti angin. Menurut saya pribadi, angin memberikan kesempatan untuk hidup. Angin memang kadang serasa menghilang tetapi tetap ada, dan tidak pernah benar-benar pergi. Saya pernah dicurangi, sayapun berkali-kali di bohongi, bagi saya hal itu adalah hal yang menguatkan. harusnya saat di curangi kita harus tetap percaya, kepercayaan pada kecurangan orang lain, adalah kesempatan yang kita berikan untuk orang itu memperbaiki keadaan, juga kesempatan bagi diri sendiri untuk belajar berlapang dada, karena hanya sedikit orang yang melakukan hal ini, dan ini saya sebut sebagai hal yang heroik, yang saya sendiripun belum sepenuhnya bisa melakukannya.
Logikanya, saat memberikan orang lain kesempatan untuk memperbaiki keadaan, maka tidak ada keadaan yang telah atau akan rusak. Dan sebaliknya, jika kesempatan itu tidak pernah kita berikan, lalu untuk apa Tuhan Menganugerahkan sebuah kepercayaan yang dapat kita bagikan secara gratis dan tidak habis ini kepada kita.
tolong percayakan kepercayaan anda kepada saya juga, agar saya dapat memperbaiki keadaan.