pesan masa depan


cerita anak dan ayah yang sedang jalan-jalan di taman.

“ ayah kita sekarang akan kemana” kata si anak ingin mengobati rasa penasaran. “ kita pergi ke taman, karena disana bunganya indah nak, nanti kamu akan suka”. “baiklah yah” anak menerima kesepakatan itu, dengan antusias. Maka pergilah anak dan ayah itu ke taman untuk melihat bunga.

Sesampainya di taman.” Ayo nak turun, kita sudah sampai” kata sang ayah. “baikah yah “ jawab sang anak dengan tegas. Setelah memakirkan mobil, ayah dan anak itu mencari tempat yang nyaman. “ yah, kata ayah bunga disini bagus-bagus. Maksud ayah bunga yang mana”Tanya sang anak. Setelah duduk sang ayah baru menjawab pertanyaan anaknya “ dulu di sekitaran tempat ayah duduk ada begitu banyak bunga yang tumbuh, ayah sampai kebingungan memilihnya untuk ayah berikan ke ibumu nak” anak dengan rasa penasaran bertanya kembali “ lalu kemana semua itu yah” setelah menghela nafas sang ayah menjawab “ ayahpun tak begitu tahu nak, mungkin sudah menjadi bunga-bunga elektronik seperti yang satu itu” sambil menunjuk bunga virtual di dekat mereka. “ yah seperti apakah bunga yang dulu sempat tumbuh disini yah” Tanya sang anak.” Jika kau ingin tahu hari minggu ini mari kita, ke rumah nenek yang didesa, mungkin masih ada. “ baiklah yah” jawab sang anak” . “ nak jagalah setiap apa yang masih bisa kau jaga nak sebelum cucuku nanti sangat susah untuk sekedar melihatnya”. “ayah aku tak mengerti apa yang ayah inginkan itu”. “tidak apa nak, tidak usah hiraukan, pernyataan yang ayah barusan katakan sebenarnya untuk mereka yang membaca tulisan dari cerita kita nak”. “ oh begitu, baiklah yah, semoga saja mereka mengerti seperti apa yang ayah inginkan, sehingga aku tetap bisa melihat bunga yang asli ya yah”.

by : chandrarandy  2015年 6月 5日